Cerita 3

12/30/2011

 
Kisah 1 Alkisah ada seorang perempuan bisu yang sudahpun 
berkahwin, pada suatu hari, dia telah ke supermarket untuk membeli 
daging, tetapi disebabkan dia bisu, dia mempunyai kesusahan untuk 
berkomunikasi dengan para pekerja di sana. 

Disebabkan begitu, dia membuat keputusan untuk memanggil kashier masuk dalam bilik. 

Pada 
hari yang pertama, dia nak beli dada ayam. Dia pun panggil kashier tu 
masuk dalam bilik sulit, pompuan tu bukak baju dia, tunjuk kat dada 
dia, pastu buat aksi ayam. Kashier tu pun paham, then dia pun kasi dada 
ayam kat dier. 

Next day, dia nak beli paha ayam. Dia pun panggil 
kashier masuk bilik, dia angkat skirt dia, tunjuk kat paha dia, pastu 
buat aksi ayam. Kashier tu pun paham, kasi dia paha ayam. 

The next day lagi, dia nak beli hot-dog. Dia pun bawak suami dia. 

Soalannya ialah: 

Apakah isteri tu akan buat? 


Fikirlah.... 




















Fikir....... 















Tak tau? 


















Dia suruh suami dia cakapla sebab....suami dia tak bisu.. 
Apa yang korang fikirkan ha? 


Ibu yang pintar 

Suatu hari John mengundang ibunya makan malam di apartemennya bersama dengan teman se-apartemennya. 
Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman se-apartemen John ini. 
Sang ibu sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara John dan teman se-apartemennya dan oleh sebab itu menambah keingintahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu. 
Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi… sang ibu mulai bertanya-tanya dalam hatinya ada apa di balik hubungan John dan temannya itu. 
Membaca pikiran sang ibu, John berkata, "Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja.” 
Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada John, "Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira jika Ibumu yang membawanya bukan?” 
John berkata, "Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akan menulis surat padanya.” 
Lalu John menulis suratnya sebagai berikut: 
Ibu yang tercinta, 
Saya tidak mengatakan ibu "mengambil” sendok kuah dari apartemenku, dan saya juga tidak mengatakan ibu "tidak mengambil” sendok kuah itu. Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib sejak ibu datang makan malam di sini. 
Beberapa hari kemudian John menerima surat dari ibunya yang berbunyi: 
Puteraku sayang, 
Ibu tidak mengatakan kau "tidur” dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau "tidak tidur” dengannya. 
Tetapi faktanya adalah… bila ia tidur di tempat tidurnya sendiri, ia akan menemukan sendok kuah itu di sana. 
Ibumu tercinta.
 


Comments


Comments are closed.